PAMEKASAN – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan menggelar Musabaqah Qiraatil Kitab (MQK) dalam rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2026 PCNU Pamekasan, Selasa (20/10/2026), di Aula Lantai II Kantor PCNU Pamekasan, Jl. R. Abd. Aziz No. 95 Jungcangcang, Pamekasan, Jawa Timur.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya merawat tradisi keilmuan pesantren dan menjaga warisan intelektual para ulama. Hal itu disampaikan Ketua RMI PCNU Pamekasan, KH. Taufiqurrahman Khozin, di sela acara MQK.
Menurutnya, Kitab kuning merupakan warisan intelektual dan spiritual yang sangat agung, sebagai warisan dari para ulama salaf saleh.
Ra Apik, sapaan akrab KH. Taufiqurrahman Khozin menjelaskan, kajian kitab kuning mencakup berbagai bidang ilmu agama, mulai dari fikih, akidah, dan akhlak, hingga tata bahasa Arab.
“Melalui kitab kuning, kita mempelajari ilmu-ilmu agama yang bersanad, mulai dari fikih, akidah, akhlak, hingga gramatika bahasa Arab seperti nahwu dan shorof,” ujarnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Taman Bunga Kacok, Palengaan itu berharap, kegiatan MQK dapat meningkatkan kecintaan santri terhadap kitab kuning dan memperkuat keberlanjutan tradisi keilmuan pesantren.
Reporter : Risma
Editor: Redaktur

