PAMEKASAN – Kiai Raden As’ad Abdul Majid, Penasihat Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pakong, pesankan pentingnya menghidupkan Nahdlatul Ulama (NU), melalui GP Ansor.
Hal itu disampaikan, saat menyambut kedatangan rombongan Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Pamekasan pada agenda Turun ke bawah (Turba) dan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama PAC GP Ansor Pakong, Sabtu malam (17/01/2026), di Desa Bajang, Kecamatan Pakong, Pamekasan, Jawa Timur.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukhlisin Seddur, Pakong, Pamekasan itu menekankan keharusan kader GP Ansor membesarkan organisasi, bukan membesarkan diri di organisasi.
“Dulu, pada masa orde baru, kita ingin menghidupkan organisasi saja harus sembunyi-sembunyi, benar-benar membutuhkan perjuangan lebih,” ungkap Kiai As’ad, menceritakan perjalanan GP Ansor dan NU di Kecamatan Pakong.
Dalam sambutannya, Maltuful Anam, Ketua PC GP Ansor Pamekasan menyambut baik pesan yang disampaikan Kiai As’ad. Menurutnya, nasihat yang disampaikan sesepuh NU harus dijadikan motivasi dalam menjalankan roda organisasi.
“Kita mendengarkan bersama, bagaimana perjuangan beliau (Kiai As’ad, Red) dulu dalam menghidupkan GP Ansor dan NU di kecamatam Pakong ini. Kita yang saat ini tinggal menikmati, semestinya memiliki semangat yang melebihi perjuangan beliau,” ucap Lora Maltuf, sapaan akrab Maltuful Anam.
Hadir dan turut menyambut kedatangan rombongan PC GP Ansor Pamekasan, K. Zainul Waqud, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pakong, serta Kiai Zaini Hadi, Ketua PAC GP Ansor Pakong masa khidmah 2010-2012.
Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pembacaan 4.444 Sholawat Nariyah, yang merupakan agenda rutinitas Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor PAC GP Ansor Pakong setiap setengah bulan.
Reporter: Aboonk
Editor: Redaktur

