NEWS

Seminar Kebudayaan, Teater Kaged IAI Al-Khairat Datangkan Zawawi Imron

PAMEKASAN – Pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa Seni dan Budaya (UKM-SB) Teater Kaged Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan menggelar seminar kebudayaan bertema “Revitalisasi Seni dan Budaya Sebagai Media Dakwah” di Auditorium lantai dua, Senin (09/03/2020).

Mawardi atau yang akrab dipanggil Mas Coplak, dalam sambutannya mengatakan, sesuai tema, esensi kegiatan tersebut ialah agar mahasiswa tidaj hanya mengenal teater sebagai wadah kesenian dan kebudayaan saja, tapi juga bisa dimanfaatkan dalam bidang dakwah pula.

“Karana dakwah bagian dari teater pula,” lanjut Ketua Demisioner Teater Kaged itu.

Dalam penyampaiannya, Kiai Zawawi yang bertindak sebagai pemateri mengatakan, di antara keindahan pulau Madura ialah masyarakat Madura yang saling berkesinambungan dan satu kesatuan.

Tidak hanya itu, Kiai Zawawi juga mengatakan, masyarakat Madura lemah-lembut dan baik hati, karena banyak kesenian-kesenian Madura, seperti lagu-lagu Madura, syiir, dan tarian Madura yang menekankan nilai-nilai kebaikan dan kelembutan. Namun, lanjut penyair berjuluk Celurit Emas itu, perlahan budaya dan seni tersebut mulai hilang seiring berjalannya waktu.

“Mari kita lestarikan seni dan budaya, karena kalian itu harus mencari sesuatu yang ada di sekitar kalian, untuk kemudian merevitalisasi dan menghidupkan kembali menjadi karya seni yang indah” ucapnya.

Selain mendatangkan KH. D. Zawawi Imron, panitia juga mendatangkan R. Sonny Budiharto, Dewan Kesenian Pamekasan.


Reporter: Novita (NUO.03-33)
Editor: Ahnu