PAMEKASAN – Guna mengevaluasi tugas penulisan berita peserta Diklat Jurnalistik Santri (DJS) V, panitia menggelar evaluasi 1 di kediaman Amelya Putri, Desa Tlagah, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Ahad (13/11/2022).
Kegiatan ini, guna mengoreksi hasil penulisan berita para peserta DJS V itu dilakukan PemimpinRedaksi (Pemred) Media NU Pamekasan, Muhammad Ahnu Idris.
Dalam kesempatan itu, Pemred Media NU Pamekasan tersebut menjelaskan penulisan berita menggunakan metode “piramida terbalik” yang banyak digunakan oleh wartawan media siber.
“Dalam menulis berita media siber banyak yang menggunakan metode ‘piramida terbalik’, yang mana struktur penulisannya diurutkan dari primer, sekunder, dan pelengkap,” jelasnya.
“Jadi, informasi yang kita tulis itu diurutkan dari informasi yang paling penting hingga informasi tambahan atau yang kurang penting untuk disampaikan pada pembaca,” imbuhnya.
Ahnu, sapaan akrab Pemred Media NU Pamekasan itu mengatakan, hasil penulisan berita peserta DJS V masih banyak yang perlu dievaluasi kembali, baik segi struktur maupun penggunaan bahasa.
“Dari berita yang dikirim oleh para peserta DJS V ini banyak yang perlu dievaluasi, banyak yang masih kurang paham dalam pengambilan angel, penempatan isi, serta masih banyak yang menggunakan kata mubazir dan kata jenuh dalam menulis berita,” ucapnya, saat mengoreksi salah satu tulisan peserta DJS.
Selain peserta, kegiatan itu juga dihadiri oleh pengurus dan panitia DJS V Media NU Pamekasan.
Usai mengikuti DJS V selama tiga hari beberapa waktu lalu, setiap peserta diberi tugas menulis sepuluh berita. Tugas tersebut merupakan syarat mendapatkan sertifikat. Evaluasi 1 ini bertujuan memperbaiki kualitas tulisan para peserta. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga akan ditandaklanjuti dengan evaluasi 2 yang akan dilaksanakan tanggal 26-27 November mendatang.
Kontributor: Sugik (MNU.V.10-002)
Editor: Redaktur

