PAMEKASAN – Ketua Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan, KH. Ghazi Mujtaba, meminta peserta Diklat Jurnalistik Santri (DJS) Ke-10 untuk hidupkan kembali Ilmu yang diperoleh.
Hal ini disampaikannya saat menyampaikan sambutan dalam Penutupan DJS ke-10 Media NU Pamekasan di Microteaching PCNU Kabupaten Pamekasan, Ahad siang (18/10/2026).
“Setelah diklat ke-10 ini kami harapkan kalian ‘menghidupkan’ kembali ilmu yang sudah didapat melalui kegiatan yang nyata,” ujranya.
Bang Ghazi, Sapaan Akrab KH. Ghazi Mujtaba, meyampaikan, kebermanfaatan ilmu dinilai berdasarkan kerja nyata yang dilakukan usai ilmu itu didapat.
“Jika tidak dibuktikan dengan cara yang nyata, maka ilmu yang diperoleh juga tidak ada manfaatnya,” tutupnya.
Diikuti 24 peserta, DJS ke-10 Media NU Pamekasan, dimulai Jumat (16/10/2026) dan selesai Ahad (17/10/2026).
Kontributor: Rahul (MNU-X.10.001)
Editor: Redaktur

