NEWS

Wakil Rais PCNU Pamekasan Imbau Masyarakat Hati-Hati Berzakat Fitrah

PAMEKASAN — KH. Misbahul Munir, Wakil Rais PCNU Pamekasan, mengimbau kepada seluruh masyarakat agar membayar zakat menggunakan beras 2,8 kg atau digenapkan menjadi 3 kg. Bukan memberikan uang tunai seharga beras 3 kg.

Imbauan yang disampaikan melalui akun Facebook pribadinya tersebut, menurut Kiai Misbah, merupakan langkah kehati-hatian.

“Sebagai langkah kehati-hatian, maka saya sarankan kepada warga yang tinggal di Indonesia untuk membayar zakat fitrah menggunakan beras 2,8 kg, bisa digenapkan menjadi 3 kg. Bukan memberikan uang seharga beras 3 kg,” tulis Kiai Misbah, Ahad (03/05/2021).

Tidak hanya itu, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kebun Baru, Kacok, Palengaan, Pamekasan itu juga memberi opsi kedua, yaitu dengan cara membeli beras kepada penerima zakat, kemudian beras tersebut diserahkan kembali kepada penerima.

“Dalam hal ini penerima zakat hendaklah menyediakan beras secukupnya zakat fitrah. Silahkan beras itu dijual berkali-kali oleh penerima zakat itu, karena beras itu sudah jadi miliknya,” tukas alumnus Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir itu.

Saat berita ini diturunkan, status tersebut mendapatkan banyak respon positif pengguna Facebook.


Reporter: Citizen
Editor: Citizen