News

13 Lembaga di Lingkungan MWCNU Larangan Dilantik Bersama 14 PRNU se-Kecamatan Larangan

PAMEKASAN – Sebanyak 14 Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Kecamatan Larangan secara resmi dilantik oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan pada pelaksanaan lalilatul ijtima’ Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Larangan di Gelanggang Olahraga (GOR) Desa Montok, Kecamatan Larangan, Ahad malam (18/12/2022).

Keempat belas PRNU tersebut ialah: PRNU Desa Larangan, PRNU Desa Montok, PRNU Desa Lancar, PRNU Desa Duko Timur, PRNU Desa Taraban, PRNU Desa Panaguan, PRNU Desa Larangan Dalam, PRNU Desa Larangan Luar, PRNU Desa Grujugan, PRNU Desa Trasak, PRNU Desa Peltong, PRNU Desa Blumbungan, PRNU Desa Tentenan Timur, PRNU Desa Tentenan Barat, PRNU Desa Kaduara Barat.

Selain 14 PRNU, ada 13 lembaga di lingkungan MWCNU Kecamatan Larangan juga turut dikukuhkan pada agenda tersebut. Lembaga-lembaga tersebut ialah: Lembaga Pendidikan Ma’arif NU, Lembaga Bahtsul Masail NU, Lembaga Pengembangan Pertanian NU, Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU, Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia NU, Jam’iyatul Qurra’ Wal Huffadz NU, Lembaga Dakwah NU, Rabithah Ma’ahid Islamiyah NU, Lembaga Ta’lif Wan Nasyr NU, Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah NU, Lembaga Perekonomian NU, Lembaga Takmir Masjid NU, ditambah satu Badan Otono (Banom), Pencak Silat NU Pagar Nusa.

Sebelum pengambilam ikrar baiat, K. Bukhori Akhyar, Ketua MWCNU Kecamatan Larangan, mengajak seluruh pengurus agar bersungguh-sungguh menjalankan amanat organisasi dan tidak menomerduakan Nahdlatul Ulama.

“Dilantiknya para pengurus lembaga dan Ranting nanti diharapkan dapat menjadikan NU sebagai ‘istri’. Artinya NU dijaga, dirawat, dilayani dan dibiayai,” lanjut Kiai Bukhori.

KH. Zainul Hasan, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pamekasan, dalam sambutannya, mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik agar menggalakkan kegiatan rutin lailatul ijtima’ dan berperan aktif menjaga keutuhan dan kebesaran NU.

“Atas nama PCNU Pamekasan, kami meminta kepada para pengurus yang baru dilantik ini untk mempertahankan keutuhan dan kebesaran NU lewat lailatul ijtima’ dan kegiatan-kegiatan ke-NU-an lainnya,” tegas dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura itu.

Usai pembaiatan, acara dilanjutkan ceramah agama yang disampaikan oleh KH. Saifuddin Syam, Wakil Rais PCNU Kabupaten Pamekasan.

Dalam ceramahnya itu, Kiai Say, sapaan akrabnya, mengajak para pengurus agar menghayati ikrar yang baru saja diucapkan. Pasalnya, ikrar tersebut, menurut Kiai Say, akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.

“Tidak ada alasan para pengurus yang sudah dibaiat untuk melalaikan tugas ke-NU-an, karena ikrar dan tanda tangan SK kepengurusan adalah amanah yang disaksikan hadirin, para malaikat dan dipertanggungjawabkan kepada Allah,” tangkas pengasuh Miftahul Hidayah, Duko Timur, Larangan, Pamekasan tersebut.


Reporter: Ahnu
Editor: Redaktur