News

2.734 Peserta Ikuti Sidang Pleno I Muktamar ke-35 NU

JOMBANG — Sebanyak 2.734 peserta mengikuti Sidang Pleno I Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jumat (28/08/2026).

Sidang tersebut menjadi tahapan awal rangkaian persidangan untuk membahas berbagai agenda penting Muktamar ke-35 NU. Persidangan dibuka oleh KH. Mohammad Nuh selaku pimpinan sidang.

Dalam pembukaan persidangan, Kiai Mohammad Nuh mengingatkan, Muktamar ke-35 merupakan muktamar pertama NU pada abad kedua perjalanan organisasi. Oleh karena itu, para peserta diharapkan menunjukkan kedewasaan dalam bermusyawarah.

“Seperti yang Ketua Umum kita sampaikan kemarin di waktu pembukaan, Muktamar ini adalah Muktamar pertama di abad kedua. Sudah 100 tahun usia kita, di dalam musyawarah ini kita sudah dewasa,” ujarnya.

Guru besar bidang Digital Control System di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini juga mengingatkan, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam musyawarah. Namun, setiap pendapat harus disampaikan secara santun dengan tetap menjaga persaudaraan.

“Boleh berbeda pendapat, asalkan disampaikan dengan santun dan menjaga persaudaraan,” katanya.

Ribuan muktamirin selanjutnya mengikuti agenda Sidang Pleno I sebagai bagian tahapan persidangan Muktamar ke-35 NU. Sidang tersebut menjadi tahapan awal sebelum peserta memasuki pembahasan agenda-agenda muktamar berikutnya.

Muktamar ke-35 NU berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada 27–31 Agustus 2026. Forum permusyawaratan tertinggi NU tersebut menjadi momentum untuk merumuskan keputusan organisasi sekaligus memperkuat khidmah NU bagi umat, bangsa, dan negara.


Reporter: Asrafi
Editor: Ahnu