NEWS

BAANAR Sampang Akan Gandeng Pemkab Perangi Narkoba

SAMPANG — Beberapa hari lalu, masyarakat Sampang dikejutkan dengan penangkapan sindikat Narkoba internasional di Kecamatan Sokobanah. Dalam penangkapan itu, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 50 kg.

Kasus itu menjadikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang mawas terhadap peredaran barang haram tersebut. Hal itu diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Pembekalan Mahasiswa dan Pemuda Anti Narkoba yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jawa Timur bersama Pemkab setempat, Senin (26/08/2019) di Hotel Camplong, Sampang.

Pada acara yang dihadiri oleh Wakil Bupati Sampang, Abdullah Hidayat, tersebut Kepala Badan Ansor Anti Narkoba (BAANAR) PC GP Ansor Sampang, Suhaimi Baghdad, menyampaikan, pihaknya akan semakin merapatkan barisan dan meningkatkan sinergitas dengan para Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Juga Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sampang guna mencegah dan menanggulangi bahaya Narkoba di kabupaten berjargon Bahari itu.

“Kami tahu bahwa target utama para bandar Narkoba adalah kaula muda, karena generasi muda adalah generasi emas penerus bangsa. Maka, ke depan kami, BAANAR Kabupaten Sampang, akan semakin merapatkan barisan dan memupuk lagi sinergitas dengan para pejabat Forkopimda dan juga BNK,” tegas alumni Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur tersebut.

Wacana tersebut mendapat dukungan dari Mahrus Ali selaku Kepala BAANAR PAC GP Ansor Kecamatan Omben. Menurutnya, mengatasi Narkoba perlu konsentrasi dan keseriusan di semua tingkat.

“Memerangi Narkoba tidak semudah yang kita kira, karena benda terlarang ini bergerak dan menyebar sangat cepat, sehingga dalam menangani hal ini butuh konsentrasi dan keseriusan dalam di semua tingkatan terutama di tingkat kecamatan,” ucap kiai muda asal Tlanakan Pamekasan tersebut.


Reporter: Ali Wafa
Editor: Ahnu