PAMEKASAN — Habibah, Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STAI-MU Cabang Pamekasan dinobatkan sebagai Wisudawati terbaik, Sabtu (29/12/2018) pada Sidang Terbuka Senat STAI Miftahul Ulum (STAI-MU) Pamekasan dalam rangka Wisuda ke XII di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kebun Baru, Kacok, Palengaan, Pamekasan.
Mantan Koordinator Kaderisasi Korps PMII Putri (KOPRI) PC. PMII Pamekasan masa khidmat 2017-2018 tersebut lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,88 dan dinyatakan cum laude.
Dalam perjalanan kuliahnya, dara kelahiran 16 Juni 1995 ini sempat merasa putus asa dan ingin melepas statusnya sebagai mahasiswa STAI-MU, lantaran kekurangan biaya kuliah saat menginjak semester 3.
Mengetahui hal itu, beberapa aktivis PMII STAI-MU bersama beberapa Aktivis PMII se-Kecamatan Palengaan konsultasi kepada Kepala Desa Palengaan Laok (Mohammad Said) dan alumni PMII se-Kecamatan Palengaan, demi membantu Habibah melanjutkan studinya.
Perjuangan aktivis PMII itu membuahkan hasil. Putri pasangan Abd. Salim dan Muslimah tersebut akhirnya bisa melanjutkan kuliah setelah adanya respon positif dari Kepala Desa Palengaan Laok dan beberapa alumni PMII,
Atas prestasinya tersebut, Habibah berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dirinya menyelesaikan studi. Habibah mengakui, ada beberapa orang di balik prestasi yang dicapainya.
“Saya berterima kasih kepada Kepala Desa Palengaan Laok, Kak Anwar, Kak Miftah dan Kak Ahnu Idris. Beliaulah orang-orang yang mendukung saya kuliah di STAI Miftahul ini. Tanpa dukungan penuh dari beliau, saya tidak mungkin menyandang gelar mahasiswa dan hari ini menyandang gelar sarjana S1,” ungkap Habibah.
Sekedar diketahui, Anwar merupakan aktivis PMII UNIRA Pamekasan asal Desa Palengaan Laok, Miftahul Munir (Miftah) aktivis PMII STAI-MU dan Mihammad Ahnu Idris (Ahnu) aktivis PMII STAI-MU asal Desa Palengaan Daja. Ketiganya juga merupakan mantan Pengurus Cabang PMII Pamekasan.
Reporter: Abror
Editor: Ahnu

