NEWS

Kasus Muhammad Izzul, PW GP Ansor Jawa Timur: Jangan Sampai Warga NU Ngamuk

SAMPANG – Warga nahdliyin saat ini sedang merasakan kejanggalan terhadap pihak kepolisian, lantaran hingga saat ini belum mampu mengungkap dan menangkap pimilik akun Facebook Muhammad Izzul yang menghina Ketua Tanfidziyah PCNU Pamekasan, KH. Taufik Hasyim dengan tuduhan sebagai seimpatisan PKI.

Tidak hanya nahdliyin, hal serupa juga dirasakan oleh Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur, R. Ghufron Siroj. Hal itu ia sempaikan kepada NU Online Pamekasan di sela acara Diklatsar Banser Karang Penang, Jumat (16/10/2020).

Menurutnya, pihak kepolisian dilengkapi alat yang canggih oleh negara, jadi sangat tidak masuk akal jika kepolisian belum mampu mengungkap siapa pemilik akun tersebut.

“Ini sudah sesuai dengan undang-undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik, Red.) bahwa pencemaran nama baik melalui media sosial itu dijerat. Jika dari kepolisian gagal dalam menangani kasus ini, berarti negara tidak ada apa-apanya,” jelasnya.

Selain itu, Ra gopong, sapaan akrabnya mengatakan, jangan sampai ketidakjelasan kasus ini menjadikan warga NU marah besar dan “mengamuk” serta tidak bisa dikendalikan, karena saat ini warga nahdliyin turut megawalnya secara hukum.

“Jika emosi, warga NU sudah ngamuk, maka akan menambahkan dampak dan masalah yang lebih besar. Jadi saya minta kepada pihak kepolisian agar secepatnya menuntaskan kasus ini, karena kasus penghinaan kepada KH. Mudatstsir Badruddin dulu dalam jangka waktu tiga hari sudah ketangkap,” pungkasnya.


Reporter: Asyari
Editor: Aboonk