PAMEKASAN – Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Putri Kebun Baru, Yanto, harapkan tindak lanjut pasca-Diklat Santri Webpreneur yang diselenggarakan oleh Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) bersama Lembaga Perekonomian (LP) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan.
Hal ini disampaikannya saat ditemui Media NU Pamekasan Selasa (20/10/2026) di Kantor SMK Putri Kebun Baru.
“Sebenarnya di SMK sudah ada pelatihan kayak gini, tapi bagus karena didukung dari luar, kalau bisa ada tindak lanjut terkait dengan pelatihan itu, yang ada afiliasinya dengan pemasaran produk, kalau cuma web ‘kan dasarnya sudah bisa,” ujarnya.
Baca juga: Bersama LPNU, Lakpesdam Perkuat Ekonomi Digital Santri Lewat Diklat Webpreneur
Alumnus Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan itu sampaikan keinginan tindak lanjut nyata seperti pelatihan pemasaran di berbagai platfom media sosial.
“Jadi siswa itu nanti keluar sudah bisa memasarkan produknya seperti di Shopee, Tiktok dan lain sebagainya sehingga bisa punya penghasilan sendiri, bahkan guru saja banyak yang pengusaha tapi tidak memperomosikannya di tiktok atau shopee,” jelasnya.
Pria asal Galis, Pamekasan itu juga menginginkan diklat yang sama tidak hanya di jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), tapi juga di Jurusan Tata Busana.
“Kalau bisa sih jangan hanya di jurusan RPL, tapi juga di jurusan Tata Busana, Agar bisa seimbang antara produksi dengan pemasarannya,” tutupnya.
Kontributor: Rahul (MNU-X.10.001)
Editor: Redaktur

