NEWS

Ketua PCNU Pamekasan: Tidak Ada Lagi 01 dan 02

PAMEKASAN – Ketua PCNU Pamekasan, KH. Taufik Hasyim, menyampaikan bahwa saat ini sudah tidak ada lagi istilah 01 dan 02 dalam konteks Pilpres 2019. Sebab, setelah rekapitulasi Pemilu selesai, maka yang ada adalah 03 yakni persatuan Indonesia.

Hal ini disampaikan Kiai Taufik, di hadapan ratusan pengurus NU mulai tingkat ranting sampai tingkat cabang, saat acara silaturahim dan buka bersama, di aula PCNU Pamekasan, Senin (27/5/2019).

Kiai Taufik mengungkapkan, kontestasi politik lima tahunan bagi NU adalah rutinitas. Ketika rutinitas usai, maka NU menerima segala hasilnya. Sebab, NU selalu mendukung setiap keputusan yang konstitusional. Begitu juga sebaliknya, NU akan menolak cara-cara inkonstitusional.

“Jika yang menang berada di garis konstitusional dan mendukung tegaknya Pancasila dan NKRI, maka NU selalu mendukung,” ujar Kiai Taufik.

Menurut alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri ini, banyak pengurus ranting yang menanyakan terkait dengan kondisi pasca Pilpres, yang terjadi gejolak. Seperti di Pamekasan dan Sampang. Kiai Taufik langsung konsultasi dengan Rais Syuriah. Jawaban Rais Syuriah, warga dan pengurus NU diminta untuk menahan diri, sambil menunggu instruksi dari PWNU dan PBNU.

“Kalau PBNU dan PWNU menginstruksikan bergerak, jam berapapun warga NU dan pengurus akan bergerak,” tegasnya.

Bagi NU, situasi saat ini sudah sangat kondusif. Terbukti, harga kebutuhan pokok normal, BBM tidak terjadi kelangkaan, elpiji normal dan keamanan di jalan raya dan kampung-kampung juga aman. Situasi ini perlu dijaga demi kenyamanan bagi masyarakat dan negara.

“Kalau semuanya aman dan damai, maka silaturahim akan terus berjalan. Maka kami tegaskan, tidak ada lagi 01 dan 02, yang ada adalah 03 yakni persatuan Indonesia,” tandasnya.

Penulis : Taufiqurrahman
Editor : Taufiqurrahman