NEWS

Kiai Misbah: “Santri Kebun Baru Harus NU”

PAMEKASAN — Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kebun Baru, Kacok, Palengaan, Pamekasan, KH. Misbahul Munir, mengatakan, santri dan alumni pesantrennya harus NU. Pasalnya, secara filosofis, nama Kebun Baru yang dipilih oleh pendiri pesantren tersebut mengandung nama NU.

Hal ini diungkapkan oleh Kiai Misbah saat memberikan sambutan pada acara Reuni Akbar 4 dan Haul Masyaikh yang digelar oleh Ikatan Alumni dan Santri Kebun Baru (IASBA), Kamis sore (10/10/2019).

“Kebun Baru ini, Gus Muwafiq, terdiri dari sembilan huruf, sesuai dengan jumlah bintang NU. Kata ‘Kebun’ diakhiri huruf ‘N’, kata ‘baru’ diakhiri huruf ‘U’. Jadi, sudah jelas bahwa Kebun Baru ini adalah NU,” tegas Wakil Rais PCNU Pamekasan tersebut disambut riuh ribuan hadirin.

Oleh karenanya, lanjut Kiai Misbah, santri Kebun Baru harus NU. Yang tidak mau terhadap NU, tidak boleh mencaci dan menghina ulama-ulama NU.

Sebelumnya, Kiai Misbah memuji Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang sigap menyambut dan mengawal kedatangan KH. Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq yang hendak menyampaikan ceramah agama pada acara bertema “Moderasi Santri Dari Masa ke Masa” tersebut.

“Lihat mereka? Mereka ini yang sering dibilang Banserep. Mereka tidak dibayar. Tapi, mereka tetap ikhlas mengawal kiai dan ulama. Saya sering ketika saya mengadakan acara, saya tidak memberikan penghormatan yang layak kepada mereka. Semoga Banser tetap istiqamah, semoga Banser semakin jaya, semoga NU semakin jaya, semoga Kebun Baru,” ujar alumni Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, itu disambut ucapan amin para hadirin.


Reporter: Ahnu
Editor: Wiyono