NEWS

Pengukuhan Forkom Karang Durin Dihadiri Gus Muwafiq

SAMPANG — Guna mewadahi alumni Pondok Pesantren Miftahul Ulum (PPMU) Karang Durin, Tlambah, Karangpenang, Sampang yang berstatus mahasiswa, para alumni membentuk Forum Komunikasi Mahasiswa (FORKOM) Karang Durin. Wadah ini, Kamis (10/10/2019) siang dikukuhkan oleh Ketua Umum PPMU Karang Durin, KH. Moh. Khoiron Zaini, di Lapangan Pesantren setempat.

Ketua Umum Forkom, Fawaid, menuturkan, organisasi ini merupakan Badan Otonom (Banom) Himpunan Alumni Karangdurin (HIMAKA) yang bertujuan mewadahi alumni Karang Durin yang sedang menuntut ilmu di perguruan tinggi di seluruh Indonesia agar mudah membangun sinergitas antar sesamaalumni.

“Adanya Forkom sebagai media ikatan emosional antar alumni dengan para masyaikh dan pengasuh pondok serta pengurus pondok Karang Durin di kalangan mahasiswa,” tuturnya

Ia juga berharap, organisasi tersebut dapat menjadi wadah intelektual pemuda Karang Durin sehingga bisa memudahkan para alumni muda dalam berkontribusi kepada pondok Pesantren.

“Forkom ini saya harap kelak bisa mengharumkan nama Pondok Pesantren Karang Durin di kancah nasional bahkan internasional,” harapnya.

Kegiatan deklarasi tersebut juga dikemas dengan tausiyah kebangsaan oleh KH. Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq, sosok kiai muda kharismatik NU.

“Gus Muwafiq merupakan sosok sangat tepat dalam mengisi deklarasi dengan tema ‘Rekonsiliasi Peran Pemuda Dalam Bingkai Kebangsaan’ ini, sehingga diharapkan masyarakat bisa paham bagaiman hidup berbangsa dan bernegara yang baik di tengah riuhnya pemikiran, sudut pandang yang berbeda,” imbuh mahasiswa aktif STKIP Az-Zain Sampang tersebut.

Acara deklarasi ini dihadiri oleh majelis keluarga dan pengasuh PPMU Karang Durin, Forkopimda Sampang. Tampak hadir juga Kabidkesta, KNPI Sampang, Muspicab, Kapolsek Karangpenang, Camat Karangpenang. Organinsasi kepemudaan se Kecamatan Karangpenang. Banom NU se-Kabupaten Sampang. Organisasi Ekstra Kampus se-Kabupaten Sampang. Juga Sahabat Attaufiq se-Kabupaten Sampang.


Reporter: Mamluatul Islahiyah
Editor: Ahnu