NEWS

Konferensi MWCNU Kadur Usung Pemantapan Jati Diri Organisasi

PAMEKASAN – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kadur menggelar konferensi ke VI dengan mengusung tema “Memantapkan Jati Diri NU Sebagai Jam’iyah Diniyah Dan Ijtimaiyah” di Pondok pesantren Darul Falah Kertagena Tengah, Ahad (09/01/2022).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh KH. Ihyauddin Yasin, Rais Syuriah MWCNU Kadur, K. Baidhowi Abdus Shomad, Ketua Tanfidziah MWCNU Kadur, Forkopimcam Kadur, jajaran penguru Badan Otonom (Banom) MWCNU Kadur, 225 peserta delegasi PRNU se-Kecamatan Kadur, dan undangan.

Kiai Abd. Wafi, Ketua Panitia menyampaikan, maksud dan tujuan digelarnya kegiatan konferensi kali ini guna mendapatkan keputusan pokok organisasi utamanya pemilihan pimpinan di MWCNU Kadur.

“Tujuannya adalah untuk mengetahui laporan pertanggung jawaban dari pengurus sebelumnya, Menentukan program pokok untuk lima tahun ke depan, memikirkan maslahat ummat dan memilih pimpinan organisasi yakni Syuriah dan Tanfidziah di MWCNU Kadur,” ucapnya pada acara pembukaan konferensi.

Kiai Baidhowi Abdus Shomad, Ketua MWCNU Kadur periode 2016-2021 menuturkan, diusungnya tema itu bertujuan semakin mempertegas NU sebagai jam’iyah diniyah dan ijtima’iyah di Kadur.

“Alhamdulillah NU di Kadur hadir di tengah-tengah masyarakat yang tidak hanya fokus di jam’iyah diniyah tetapi NU juga mendorong ekonomi ke umatan seperti hadirnya BMTNU Kadur dan air mineral NUSAQU,” tuturnya.

Keluarga besar pondok pesantren Al-Falah itu juga mengapresiasi NU di Kadur yang selalu membawa kesejukan kepada umat di setiap momentum apapun.

“Kami cukup berterima kasih kepada NU yang selalu hadir membawa kesejukan dan kerukunan kepada masyarakat, bahkan di momentum pemilihan apapun NU tetap rukun meski beda pendapat, hal itu bisa dilihat dari kompaknya kepengurusan yang masih istikamah mengabdi di NU,” imbuhnya.


Reporter: Syarofi
Editor: Redaktur