NEWS

Menyelundup ke IAIN Madura, MENWA Bubarkan Kajian ILC

PAMEKASAN — Islam Lovers Community (ILC) beberapa kali melakukan kajian di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura. Menurut informasi, mereka menggelar kajian yang dilaksanakan tiap hari Jumat jam 10:45 itu tanpa izin. Kali ini, Resimen Mahasiswa (MENWA) secara tegas membubarkan kajian yang diikuti 65 mahasiswi tersebut, Jumat (08/03/2019) di ruang 21 Gedung F.

Khairul Anam selaku Komandan MENWA IAIN Madura menuturkan, pembubaran kajian tersebut sebagai tindakan tegas, karena pihaknya selama ini merasa kecolongan.

“Kami kecolongan dengan terselenggaranya kajian ini, karena kajian sudah berjalan satu semester, dan hari ini saya paksa mereka untuk bubar dan tidak menggelar acara lagi,” tuturnya.

Anam menambahkan, pembubaran kajian tersebut karena mendapat instruksi langsung Pimpinan IAIN Madura.

“Melalui WA, Bapak Hasan selaku Wakil Rektor 3 instruksi kepada kami yang intinya wajib kita bubarkan, tidak boleh ada HTI di negeri ini, karena HTI ini sudah inkrah organisasi yang dilarang oleh negara. Apalagi sampai menikmati fasilitas negara,” imbuhnya.

Sementa itu, Neli selaku penanggung jawab kajian ILC tersebut menyampaikan permohonan maaf kepada MENWA dan pihak Senat Mahasiswa (SEMA).

“Permohonan maaf dari kami, karena kami cuma merasa miris kepada muslimah di IAIN Madura ini tentang keislaman,” ucap perempuan asal Jl. Sersan Mesrul Pamekasan itu.

Abdul Hamid selaku Wakil SEMA IAIN Madura mengatakan, kajian yang dilakukan oleh ILC tersebut tidak mendapat izin dari pimpinan dan penanggung jawab gedung.

“secara legalitas kajian ini belum dapat izin yang jelas, padahal dalam Islam sendiri, menempatkan sesuatu bukan pada tempatnya itu zhalim, Mbak,” tutur Hamid.

Ia juga menambahkan, IAIN Madura kampus kebangsaan bukan keislaman.

“Ketika akun ILC ditelusuri, ternyata berafiliasi pada HTI, maka silahkan keluar dari gedung ini dan bubar, persoalan keislaman disini ada UKM IQDA (Ikatan Qori’ dan dakwah. Red.),” tegas Hamid di depan peserta kajian.


Reporter: Syarofi
Editor: Ahnu