SURABAYA – Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), RKH. Moh. Muddatstsir Badruddin, mengantarkan keberangkatan Ketua Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Arab Saudi, Ust. H. Ma’shum Jalal, hingga Bandara Internasional Juanda, Jumat (06/11/2026).
Kiai yang saat ini juga menjabat sebagai Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan itu tetap menyempatkan diri mengantarkan Ust. H. Ma’shum meskipun baru menjalani operasi tulang belakang dan harus menggunakan kursi roda. Kiai Muddatstsir selama tujuh hari menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Islam (RSI) A. Yani Surabaya, dan baru diperbolehkan pulang Sabtu (31/10/2026).
Sebelumnya, Ust. H. Ma’shum yang datang ke Indonesia untuk menghadiri Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren (PP) Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, menyempatkan diri pulang ke kampung halamannya di Pamekasan. Sebelum kembali ke Arab Saudi, Ust. H. Ma’shum bahkan menunggu hingga proses operasi Kiai Muddatstsir selesai.
Pertemuan dan pelepasan keberangkatan tersebut turut didampingi Ketua PCNU Kabupaten Pamekasan, KH. Muchlis Nasir, dan R. H. Maltuful Anam, Direktur Pascasarjana Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAIMU) Pamekasan sekaligus anggota DPRD Kabupaten Pamekasan.
Kiai Muddatstsir mengatakan, pertemuan tersebut juga menjadi bagian upaya penguatan hubungan kelembagaan antara PCINU Arab Saudi dan Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAIMU) Pamekasan. Kedua lembaga tersebut sebelumnya menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).
Melalui kerja sama itu, ucap Kiai Muddatstsir, diharapkan jajaran pengurus PCINU Arab Saudi semakin giat dan ikhlas meneruskan misi dakwah Rasulullah SAW, yakni mewujudkan kesejahteraan umat di dunia dan akhirat.
“Satu dan lain dimaksudkan agar teman-teman pengurus PCINU Arab Saudi lebih giat dan penuh ikhlas meneruskan misi Rosululloh SAW,” tegas pengasuh PP Miftahul Ulum Panyeppen, Potoan Laok, Palengaan, Pamekasan itu.
Selain itu, kiai yang pernah menimba ilmu di PP Sidogiri, Kraton, Pasuruan, Jawa Timur itu berharap para pengurus NU terus menanamkan nilai-nilai Islam, iman, dan ihsan serta menyempurnakan akhlakul karimah sebagai landasan membangun peradaban dunia yang penuh kedamaian.
Reporter: Ahnu
Editor: Redaktur

