News

Pesan Habib Umar Ba’agil di PPMU Panyeppen: Jaga Lisan, Jangan Permainkan Hukum Agama Demi “Amplop”

PAMEKASAN — Habib Umar bin Jamal Ba’agil menekankan pentingnya menjaga lisan dan integritas moral dalam menjalankan ketentuan agama. Pesan tersebut disampaikan di hadapan para santri Pondok Pesantren Miftahul Ulum (PPMU) Panyeppen, Potoan Laok, Palengaan, Pamekasan, Kamis siang (05/11/2026), di Masjid Jamik An-Nashor, dalam acara Dauroh Ilmiah.

Dalam ceramahnya, Habib Umar mengingatkan para santri agar senantiasa menyaring setiap perkataan. Lisan, menurutnya, harus difungsikan untuk kebaikan alih-alih digunakan untuk mencela atau merendahkan pihak lain.

“Jaga mulutmu sampai keluar sesuatu yang baik dan jangan gampang mencaci-maki sana-sini. Ikuti apa yang Rasulullah ajarkan dan kerjakan apa yang Allah perintahkan,” pesannya.

Selain itu, Habib Umar juga mengkritisi fenomena pergeseran hukum agama yang kerap diremehkan demi kepentingan materi. Menurutnya, batas halal dan haram tidak boleh dikompromikan demi keuntungan duniawi semata.

“Sekarang itu banyak yang menggampangkan perkara haram menjadi makruh dan makruh menjadi halal dikarenakan isi ‘amplop’ yang besar,” ujarnya.

Selain Habib Umar bin Jamal Ba’agil, dalam kesempatan itu turut hadir pula Habib Hasan bin Mundzir Al-Musawa.


Kontributor: HAKAM (MNU-X.10.005)
Editor: Redaktur