PAMEKASAN — Menyambut satu abad usia Nahdlatul Ulama, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Jamiyyatul Qurra Wal Huffaz Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kecamatan Pademawu mengadakan pelatihan dan pembinaan cara cepat baca tulis Al-Qur’an metode Tartila di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Rabu-Kamis (13-14/07/2022).
Giat tersebut terlaksana berkat kolaborasi Lembaga di lingkungan MWCNU Kecamatan Pademawu antaranya PAC JQHNU, Muslimat NU, Lazisnu, Pergunu, Lakpesdam NU.
Diikuti sekira 45 peserta yang merupakan Guru TK/RA/PAUD/TPA/TPQ di wilayah Kecamatan Pademawu, pelatihan dipandu langsung oleh Khairu Wasilah. Selain dilatih baca tulis Al-Qur’an, peserta juga mendapat fasilitas berupa enam jilid buku metode Tartila.
H. A. Munir, menegaskan, niat mencari ilmu hendaknya dilakukan dengan sungguh-sungguh, karena ilmu itu cahaya. Semakin tinggi ilmu yang dimiliki seseorang, maka semakin nampak cahaya yang ditimbulkannya.
“Ia juga akan bertambah sifat tawaduknya, tidak mudah marah, murah senyum dan lapang dada,” ujar pria yang merupakan Rais Ilmi Pimpinan Cabang (PC) JQHNU Pamekasan ini saat menghadiri acara.
Disisi lain, Ketua PAC JQHNU Pademawu, Ust Aminur Rizqi menyampaikan, metode Tartila merupakan metode belajar Al-Quran yang dibentuk oleh para ulama. Dengan tujuan: Mensyiarkan Al-Quran khususnya di Pademawu; penguatan pengetahuan cara baca Al-Qur’an yang baik dan benar; sebagai upaya meningkatkan minat belajar Al-Quran melalui metode Tartila.
“Serta sebagai pelengkap pengetahuan dalam metode belajar Al-Qur’an yang ada,” tuturnya.

