News

Siapkan Kader Problem Solver, Lakpesdam PCNU Pamekasan Gelar Rakorda dan ToT-CO

PAMEKASAN — Menyambut abad kedua usia Nahdlatul Ulama (NU), serta menindaklanjuti pembentukan kepengurusan di tingkat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) di tiga belas kecamatan, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda), Sabtu (16/07/2022).

Dirangkai dengan Training of Trainer (ToT) Community Organizer (CO), kegiatan yang digelar di Pondok Pesantren Al-Karomah Larangan Badung, Palengaan, Pamekasan, diikuti oleh 52 orang dengan rincian 13 Lakpesdam tingkat MWCNU se-Kabupaten Pamekasan masing-masing mendelegasikan empat utusan.

Ahmad Wiyono, Ketua Lakpesdam PCNU Pamekasan, kepada Media NU Pamekasan mengatakan, agenda yang digelarnya itu merupakan ruang konsolidasi bagi semua kepengurusan yang sudah terbentuk di 13 MWCNU se-Kabupaten Pamekasan.

“Jadi selama empat bulan terakhir, Lakpesdam PCNU (Pamekasan, Red) itu melakukan fasilitasi terbentuknya Lakpesdam (di tingkat, Red) MWCNU. Per bulan Juni Kemarin kita sudah bisa menuntaskan 13 Lakpesdam MWCNU,” jelas Wiyono, Sapaannya.

Tidak hanya itu, dalam kegiatan tersebut para pengurus dibekali kemampuan pengorganisasian massa atau community organizer. Karena, menurut Wiyono, para pengurus tersebut akan menjadi pendamping dan penggerak di MWCNU masing-masing.

“Jadi Lakpesdam ini nanti bertugas untuk melakukan pendampingan terhadap MWCNU, terhadap Ranting (NU, Red), sehingga secara organisasi Ranting-ranting (NU, Red) yang belum hidup misalnya, bisa digerakkan oleh teman-teman Lakpesdam. Tentu melalui kegiatan-kegiatan nanti, pelatihan, aksi-aksi lapangan yang nanti akan disampaikan lewat RTL (Rencana Tindak Lanjut, Red),” papar Dewan Ahli Media NU Pamekasan ini.