NEWS

Perkuat Wawasan Keislaman, LDNU Pamekasan Gelar Halaqah Ke-NU-an

PAMEKASAN — Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pamekasan, Ahad pagi (21/07/2019), menggelar Halaqah Ke-NU-an di Aula Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan, Jl. R. Abd. Aziz, No. 95.

KH. Musleh Adnan selaku Wakil Ketua LDNU Pamekasan saat menyampaikan sambutan mengatakan, agenda tersebut digelar sebagai upaya merawat warisan keislaman yang digagas oleh muassis NU, dan para penyebar agama Islam Ahlussunnah wal Jamaah ke Indonesia.

Saat ini, terang Kiai Musleh, Indonesia sedang marak munculnya aliran trans-nasional. Orang Indonesia yang tidak punya talaqqi atau persambungan ilmu keislaman langsung, dan tidak pernah mondok, lebih percaya hadis yang dibawa ustaz-ustaz baru dari pada hadis yang dibacakan oleh ulama-ulama yang jelas sanad keilmuannya.

“Dari itu, LDNU merasa punya tugas mengukuhkan wawasan keislaman, yakni Islam yang rahmatan lil alamim, dalam konteks kebangsaan,” lanjutnya.

Ketua PCNU Pamekasan, KH. Taufik Hasyim, mengapresiasi acara bertema “Mengukuhkan Wawasan Keislaman Dalam Konteks Kebangsaan” itu. Menurutnya, agenda tersebut sangat penting guna menepis kelompok di luar NU yang selalu berupaya membusukkan NU.

“Ada tiga upaya yang selalu dilakukan oleh para pembenci NU: pertama, tasykik atau peraguan warga NU terhadap para pengurus NU; kedua, tadhlil atau penyesatan terhadap NU. Jadi, semua yang berhubungan dengan NU disesat-sesatkan; yang ketiga, takfir yaitu mengafirkan NU. Para pengurus NU disesatkan, dikafirkan dan dianggap tidak sesuai dengan ajaran Kiai Hasyim Asy’ari. Padahal, sanad keilmuan NU itu sangat jelas,” paparnya.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh perwakilan seluruh Lembaga dan Banom serta perwakilan MWCNU se-Pamekasan, hadir Dr. KH. Shalahuddin, M.Hum atau yang akrab disapa Ra Mamak sebagai pembicara. Tampak juga jajaran Syuriah dan Tanfidziah turut hadir dalam kegiatan tersebut.


Reporter: Ahnu
Editor: Wiyono
Fotografer: Rosyid