NEWS

Perpustakaan Raden Umro Pamekasan Ambil Bagian Dalam Muskerwil I

PAITON — Perpustakaan Islam Raden Umro Pondok Pesantren Sumber Anyar Larangan Tokol, Tlanakan Pamekasan, turut ambil bagian pada pelaksanaan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) I PWNU Jawa Timur, Jumat-Sabtu (29-30/11/2019), di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo.

Dalam agenda itu, perpustakaan manuskrip kuno tersebut turut membuka stand dalam Bazar Produk NU dan Pesantren. Di sana dipamerkan puluhan manuskrip Islam Nusantara karya Kiai Zubair atau yang biasa disebut Kiai Ratoh. Manuskrip-manuskrip itu ditulis lima abad silam, tepatnya tahun 1515.

Kepala Perpustakaan Islam Raden Umro, Abd. Rosyid Munir, mengatakan, keterlibatannya dalam bazar itu atas undangan khusus Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) PWNU Jawa Timur. Koleksi perpustakaan yang dipamerkan, terdiri atas beberapa bidang, seperti: astronomi, ilmu fikih, tasawuf, ilmu nahu, ilmu saraf, mantik, tauhid dan disiplin ilmu lainnya.

“Sekitar 200 naskah yang ada di Raden Umro. Yang kami bawa ini hanya kurang dari seperempat saja, bahkan tidak sampai. Di antara manuskrip itu, ada yang pemberian dari kerajaan Pamekasan waktu itu. Ada juga yang hasil ngaji beliau sendiri di Makkah,” jelas Pengurus PC GP Ansor Pamekasan itu.

Tidak hanya kali ini saja, Rosyid mengatakan, pihaknya sering diundang khusus oleh LTN PWNU Jawa Timur. Pasalnya, manuskrip-manuskrip koleksi di perpustakaannya menjadi bukti dan referensi dalam diskusi-diskusi bertema Islam Nusantara.

“Terkait Islam Nusantara, PWNU Jawa Timur sering menghadiri pertemuan, pelatihan dan forum-forum ilmiah lainnya. Oleh karena itu, LTNNU Jawa Timur mengajak kerja sama. Karena ketika bicara Islam Nusantara, LTN tidak ada bukti, kurang ininya (manuskrip Islam Nusantara kuno. Red.),” timpal Ulul Arham atau yang akrab disapa Ra Ulul, Pembina Perpustakaan Islam Raden Umro.