NEWS

PMII Pamekasan Turut Kecam Tragedi Bom Bunuh Diri di Surabaya

PAMEKASAN — Organisasi kemahasiswaan yang lahir dari NU, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan, mengecam keras tindakan tidak humanis yang dilakukan oleh 6 orang dengan cara meledakkan diri di tiga tempat peribadatan di Surabaya, Ahad (13/05/2018) pagi.

Kecaman itu disampaikan oleh Fadil, Ketua Pengurus Cabang (PC) PMII Pamekasan di Sekretarianya Jl. Brawijaya, No. 52.

“Kami mengutuk aksi kekerasan yang tidak manusiawi itu,” kata Fadil.

PMII juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, untuk tidak terprovokasi dengan saling menuduh antara kelompok agama yang satu dengan lainnya. Hal itu, lanjut Fadil, hanya akan memperkeruh suasana.

“Kita pasrahkan dan percayakan kepada pihak kepolisian saja,” imbuh kader PMII Universitas Madura (Unira) itu.

Selain itu, PMII juga menyayangkan lemahnya deteksi dini oleh pihak kepolisian. Sehingga dalam waktu yang hampir bersamaan, 3 titik lokasi terjadi pengeboman.

“Seandainya keamanan dapat mendeteksi sejak dini, kejadian ini tidak akan pernah ada,” pungkasnya.


Reporter: Abror
Editor: Ahnu


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *