NEWS

Ranting GP Ansor Terbentuk Di Semua Desa Di Kecamatan Proppo

PAMEKASAN — Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Proppo, Rabu malam (12/12/2018), kembali menggelar ta’ruf kepengurusan di Yayasan Tarbiyatus Shibyan, Rangperang Laok, Proppo, Pamekasan. Agenda ini merupakan ta’aruf ke empat dengan melibatkan sembilan desa, meliputi: Tlangoh, Lenteng, Banyubulu, Rangperang Laok, Rangperang Daya, Samatan, Samiran, Kodik, dan Klampar.

Subhan Maulana selaku Ketua PAC GP Ansor Proppo mengatakan, dirinya sangat bersyukur bisa melaksanakan 5 agenda dalam satu bulan. Agenda tersebut yakni ta’ruf kepengurusan Anak Cabang sekaligus pembentukan pengurus Pimpinan Ranting (PR) di 27 desa yang ada di Kecamatan Proppo.

Subhan berharap, 27 PR tersebut bisa bahu-membahu memperat tali persaudaran, memperkokoh ukhuwah islamiyah, insaniyah, dan ukhuwah wathaniyah demi persatuan umat serta menebar kedamaian ke seluruh penjuru dunia. “Karena Ansor ini berdiri tegak tidak semata-mata tabbarukan dan tafaulan  (mengharap berkah dan meneladani) terhadap sahabat Nabi yang telah membantu dan menolong perjuangan Rasulullah SAW. Tapi, juga untuk membangun ukhuwah atau persaudaraan itu tadi,” lanjutnya.

Ketua PC GP Ansor Pamekasan, Syafiuddin, mengapresiasi semangat yang ditunjukkan para pengurus Ansor Proppo. Menurutnya, Ansor Proppo menjadi PAC paling aktif di antara PAC lain yang ada di bawah instruksi Ansor Pamekasan. Ia berharap, semangat itu terus dijaga demi tercapainya tujuan dan eksistensi organisasi.

“Atas nama PC GP Ansor Pamekasan, saya mohon dukungan dari semua unsur MWCNU (Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama. Red.) Proppo untuk terus mendukung kegiatan PAC GP Ansor Proppo,” imbuhnya.

KH. Taufik Hasyim, Ketua PCNU Pamekasan, saat memberikan sambutan menyampaikan, Ansor sebagai Badan Otonom (Banom) NU berdiri sejak kemerdekaan. Organisasi kepemudaan NU ini merupakan kelanjutan tentara Hizbullah dan Sabilillah. “Jadi Ansor sudah berkeringat, bahkan berdarah unruk membebaskan negeri ini dari penjajah,” lanjutnya.

Ra Taufik mengatakan, Ansor harus tetap menjadi benteng NU dan NKRI. Selain itu, Ansor juga harus tetap melaksanakan dakwah yang santun dan ramah sebagaimana dakwah Wali Songo dan Salafus Shalih.

Selain dihadiri oleh seluruh pengurus PAC Ansor Proppo, turut hadir juga dalam kesempatan itu: KH. Bakri Qorib (A’wan PCNU Pamekasan), KH. Mubdor Qorib (Majelis keluarga PP Bettet yang juga menjabat Wakil Rais PCNU Pamekasan), KH Mudhar (Wakil Rais MWCNU Proppo,) dan K. Amirudin (Rais MWCNU Proppo).


Reporter: Abror
Editor: Ahnu