PAMEKASAN – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan menggelar Rapat Pleno, Selasa malam (17/12/2024), di Aula Kantor PCNU Pamekasan, Jl. R. Abd. Aziz No. 95 Jungcangcang, Pamekasan, Jawa Timur.
Rapat yang dihadiri jajaran Syuriah dan tanfidziyah PCNU Pamekasan, MWCNU Se-Pamekasan, serta Lembaga, Badan Khusus dan Badan Otonom di bawah Koordinasi PCNU Pamekasan itu membahas evaluasi kinerja lembaga dan badan khusus, persiapan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-102 NU, Kaderisasi Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PDPKPNU) dan Persiapan Pendidikan Menengah Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PMKNU) Madura raya.
Selain materi rapat tersebut, semua anggota Pleno yang hadir sepakat menolak munculnya wacana Muktamar Luar Biasa Nahdlatul Ulama (MLB NU). Hal itu disampaikan langsung Ketua PCNU Pamekasan, KH. Taufik Hasyim.
“Atas petunjuk dan arahan dari Rais Syuriah, dengan tegas, kami, PCNU Pamekasan menyatakan menolak adanya MLB tersebut,” tegas KH. Taufik Hasyim dalam forum tersebut.
Kiai Taufik menyebutkan, penegasan penolakan MLB-NU tersebut sekaligus memperlihatkan kekompakan dan soliditas PCNU Pamekasan dalam menjaga marwah organisasi, serta menghindari perpecahan di internal organisasi yang digagas KH. Hasyim Asy’ari tersebut.
Digelarnya rapat pleno, Menurut Ahmad Asir, Wakil Ketua PCNU Pamekasan yang memimpin sidang, selain dilakukan untuk mempertegas penolakan PCNU Pamekasan terhadap wacana MLB-NU, serta mengevaluasi kinerja lembaga dan Banom menjelang akhir tahun 2024, juga untuk menjalin silaturahmi antar pengurus pasca Pilkada 2024.
“Jadi, selama beberapa bulan kemarin kita sempat vakum karena Pilkada. Pada saat Pilkada kemarin pengurus berbeda dalam pilihan. Nah, setelah pilkada ini, mari kita bersama-sama kembali ke rumah besar NU,” pungkas Rektor Universitas Islam Madura itu.
Pewarta: Aboonk
Editor: Redaktur

