BANOM

Tiga Lokasi Diproyeksikan Jadi Rumah Sakit NU Pamekasan

PAMEKASAN – Rencana Pengurus Cabang Nahadlatul Ulama (PCNU) Pamekasan untuk mendirikan Rumah Sakit NU (RSNU) terus dikebut. Saat ini, tim yang sudah ditunjuk untuk mencari lokasi yang akan ditempati bangunan rumah sakit, sudah menemukan tiga lokasi yang sudah diproyeksikan.

Ketua PCNU Pamekasan, KH. Taufik Hasyim mengatakan, tiga lokasi tersebut yakni pertama di Desa Samatan, Kecamatan Proppo, kedua di Kelurahan Lawangan Daya dan Ketiga di Desa Sentol. Ketiga lokas tersebut, sudah disurvey oleh tim. Bahkan harga dari ketika lokasi tersebut sudah diketahui.

“Alhamdulillah ada tiga lokasi yang kita proyeksikan. Namun lokasi yang mana yang akan ditempati, masih menunggu keputusan para masyaikh,” terang Kiai Taufik di sela-sela acara konsolidasi kader perempuan di Aula PCNU Pamekasan, beberapa waktu lalu.

Kiai Taufik menambahkan, harga tanah tiga lokasi tersebut cukup mahal. Namun, PCNU akan tetap berupaya untuk mendapatkan dana. Sudah ada beberapa pola yang akan dilakukan oleh PCNU Pamekasan untuk menghimpun dan mendapatkan dana. Salah satunya dengan cara patungan warga NU sendiri.

“Di Kabupaten Malang sudah pernah dilakukan cara patungan untuk membeli tanah. Mungkin di Pamekasan cara itu bisa digunakan,” imbuh Kiai Taufik.

Kiai Taufik mengungkapkan, akhir tahun 2019 sudah ada tanah yang akan ditempati untuk membangun rumah sakit. Targetnya, tahun 2021 di akhir kepengurusan, sudah dimulai pembangunan gedung rumah sakit. Kalaupun tidak dibangun tahun 2021, target selanjutnya sudah bisa dilanjutkan oleh kepengurusan berikutnya.

“Kalaupun tidak bisa dibangun tahun 2021, bisa diteruskan oleh kepengurusan setelah saya. Atau bisa kita jual lagi untuk kebutuhan pembangunan NU yang lainnya,” tegasnya.

Penulis : Rozi

Editor : Taufiqurrahman