JOMBANG — KH. Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul memperkirakan pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tidak dapat dilaksanakan Sabtu malam. Sejumlah tahapan, termasuk tabulasi dan persidangan Ahlul Halli wal ‘Aqdi (AHWA), harus diselesaikan terlebih dahulu.
Gus Ipul menyampaikan perkiraan tersebut saat diwawancarai di Gedung Serbaguna KH. Hasbullah (GSGH) Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.
“Rasa-rasanya tidak mungkin dilaksanakan malam ini karena nanti masih ada tahap tabulasi untuk Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Setelah nanti persidangan AHWA dan terpilih serta ditetapkan, baru nanti pemilihan ketua umum,” katanya, Sabtu malam (29/08/2026).
Menteri Sosial Republik Indonesia itu mengatakan panitia juga sedang menyeleksi peserta yang memiliki hak suara. Seleksi diperlukan karena tidak semua peserta di dalam forum mempunyai hak pilih.
“Ini dalam proses seleksi peserta pemilik suara. Kan, ada peserta, tetapi tidak mempunyai hak pilih,” ucapnya.
Gus Ipul berharap seluruh rangkaian muktamar dapat diselesaikan Ahad. Namun, menurutnya kelanjutan persidangan tetap mempertimbangkan kesepakatan dan kondisi peserta.
“Mudah-mudahan besok, hari Minggu, semuanya tuntas. Kita fokus dahulu pada pemilihan AHWA, tetapi tergantung peserta. Jika nanti peserta ada yang kelelahan, bisa jadi AHWA besok juga,” pungkasnya.
Reporter: Zainur
Editor: Redaktur

