News

NU Buktikan Ucapannya, Kasus Dilimpahkan ke Polda Jatim

Aksi yang membuat Polres Pamekasan harus mengalihkan jalur transportasi dari Jalan Stadion ke Jalan Bonorogo itu cukup membuat seluruh massa aksi dan aparat kepolisian merinding saat dilantunkan Mars Syubbanul Wathan dan Shalawat Badar serta Shalawat Asyghil. Bahkan saat mendengar nyanyian dan selawat itu disenandungkan, ribuan masa aksi berdiri dan merasa terpanggil bahkan sempat bermaksud mengamuk kepada aparat kepolisian karena jengkel namun berhasil diredam oleh sejumlah kiai muda yang memimpin aksi.

Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar menjelaskan kepada seluruh masa aksi, pihaknya berusaha keras mengungkap dan menangkap pelaku. Namun hasil usahanya nihil. Dia mengatakan pihaknya kesulitan mengungkap pemilik akun Muhammad Izzul, karena dalam akun tersebut pelaku tidak meninggalkan jejak identitasnya.

“Untuk kasus yang menimpa Ketua PCNU Pamekasan, pelakunya cukup lihai, karena menggunakan full anonymous akun,” terang Apip.

Karenanya, pihaknya melimpahakn kasus tersebut kepada Kepolisan Daerah (Polda) Jawa Timur pada 07 Oktober lalu agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Merasa dituding bermain-main dengan kasus ini, Kasatreskrim Polres Pamekasan Pamekasan AKP Adhi Putranto Utomo bersumpah atas nama Allah di hadapan ribuan masa aksi, pihaknya tidak memiliki tendensius terhadap siapapun dan pihaknya bekerja profesional dalam kasus ini.

“Demi Allah, demi Allah, saya bersumpah, Pak Kapolres bersumpah di sini, kami tidak ada tendensi apapun, tidak ada kepentingan apapun dalam mengungkap kasus ini. Yang benar akan dibenarkan, yang salah akan disalahkan,” tegas Adhi.


Reporter: Ali Wafa
Editor: Ahnu