Oleh: Muhammad Ahnu Idris* Kini, seseorang tidak harus berdiri di mimbar masjid untuk menyampaikan ceramah agama. Cukup dengan telepon genggam, siapa pun dapat merekam penjelasan tentang ayat Al-Qur’an, hadis, atau persoalan keagamaan, lalu membagikannya kepada ribuan orang. Bahkan, seseorang yang sebelumnya tidak dikenal dapat memperoleh perhatian luas setelah potongan ceramahnya beredar di media sosial. Perubahan […]
Opini
“Santri Hibrida”: Bijak dan Bajik Merawat Kitab Kuning dan Kitab Putih
Oleh: M Ghufron Hadi * Transformasi digital turut membentuk cara berpikir anak muda, termasuk santri. Di tengah perubahan itu, pesantren dituntut mampu menjawab tantangan arus informasi yang semakin cepat sekaligus menjaga akhlakul karimah. Pesantren perlu membekali santri agar bijak menerima dan menggunakan informasi di dunia maya. Pertemuan kajian keislaman dan pengetahuan umum menjadi jalan bagi […]
Jihad Digital dan Tugas Media NU Pamekasan Menjadi Penyeimbang
Oleh: Muhammad Ahnu Idris* Seseorang membuka media sosial dan menemukan video yang menyebut sebuah amaliah NU tidak sesuai dengan ajaran Islam. Video itu singkat, tetapi pernyataannya tegas. Di kolom komentar, sebagian orang membenarkannya dan sebagian lain membantah. Bagi orang yang selama ini menjalankan amaliah tersebut, pertanyaan yang muncul mungkin sederhana: apa sebenarnya dasar amaliah itu? […]
Maulid yang Membebaskan: Dari Ungkapan Syukur menuju Pemberdayaan
Muhammad Ahnu Idris* Setiap memasuki bulan kelahiran Nabi Muhammad saw., selawat kembali bergema dari masjid, musala, pesantren, dan rumah-rumah warga. Umat Islam berkumpul untuk membaca kisah kehidupan Rasulullah, mendengarkan ceramah, berbagi makanan, dan mengungkapkan kegembiraan atas kelahiran beliau. Tradisi ini memperlihatkan betapa kuatnya cinta umat kepada Nabi. Namun, Maulid semestinya tidak hanya membuat kita mengenang […]
Konfercab Memilih Ketua, Sejarah Menentukan Pemimpin
Oleh: Moh. Ali Asrafi* Konferensi Cabang (Konfercab) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) merupakan salah satu momentum paling penting dalam perjalanan organisasi. Di dalamnya, kader berkumpul bukan sekadar untuk melaksanakan agenda konstitusi, tetapi juga untuk meneguhkan kembali komitmen perjuangan dalam merawat organisasi, memperkuat kaderisasi, dan menentukan arah gerak untuk […]
Muktamar NU ke-35: Saatnya Dakwah Bil Ḥāl Menjadi Agenda Besar Pengentasan Kemiskinan
Oleh: Muhammad Ahnu Idris* Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang pada Agustus mendatang tentu menjadi momentum yang dinantikan jutaan nahdliyin. Sebagaimana muktamar-muktamar sebelumnya, perhatian publik hampir selalu tersedot pada dinamika pemilihan ketua umum, konfigurasi politik organisasi, hingga peta dukungan antarkelompok. Padahal, di balik hiruk-pikuk suksesi kepemimpinan itu, ada persoalan yang jauh lebih mendesak untuk […]
Ketika Anak Kehilangan Rasa Aman
Oleh: Mad_Ali* Tidak ada yang lebih menyedihkan daripada melihat seorang anak kehilangan rasa aman di lingkungan yang seharusnya menjadi tempat paling nyaman untuk tumbuh dan berkembang. Ketika seorang anak menjadi korban kekerasan seksual, yang direnggut bukan hanya kehormatan dirinya, melainkan juga masa kecil, kepercayaan, serta harapan yang semestinya mengiringi perjalanan hidupnya. Luka itu tidak selalu […]
Ketika Tantangan Pelajar Berubah, IPNU Pamekasan Juga Harus Berubah
Kita hidup di zaman ketika informasi dapat diakses dalam hitungan detik. Artificial Intelligence (AI), media sosial, dan internet telah mengubah cara pelajar belajar, berpikir, dan berinteraksi. Namun di balik kemudahan tersebut, muncul tantangan yang jauh lebih besar: bagaimana pelajar mampu menyaring informasi, membangun karakter, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan. Hari ini kita masih dihadapkan […]
Membaca Arah Besar Strategi PCNU Pamekasan
Oleh: Moh. Wahyudi Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) sering kali dipahami sebagai forum rutin organisasi untuk menyusun program kerja. Namun, pada hakikatnya, Muskercab adalah ruang di mana sebuah organisasi mendefinisikan masa depannya. Di forum inilah arah gerak, prioritas perjuangan, dan cita-cita besar organisasi dirumuskan untuk menjawab tantangan zaman yang terus berubah. Karena itu, hasil Muskercab PCNU […]
Kemandirian Muslimat NU Sebagai Pilar Pemberdayaan Umat; Selamat & Sukses Harlah ke-80 Muslimat NU Menuju Peradaban Pamekasan
Oleh: Prof. Dr. H. Atiqullah, S.Ag., M.Pd* Peringatan hari lahir (Harlah) ke-80 Muslimat NU menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali peran strategis perempuan Nahdliyin dalam membangun bangsa. Tema besar “Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian, dan Meneduhkan Peradaban” bukan sekadar slogan seremonial, melainkan paradigma gerakan sosial-keagamaan yang relevan dengan tantangan zaman. Tema tersebut menegaskan bahwa Muslimat NU […]








